Just touched down my bed after a long and dreadful day, somehow decided to check out tumblr, and this was the first post on my dashboard.
How zen is it to have someone (or something) understand you without the needs of long explanations. I missed it much, truly.
Seperti laut dan tepian pantai
Kadang ombak tinggi yang bergulung gulung memporakporandakannya
Riuh ramai berisik tak beraturan
Sedih hatinya melihat kekacauan
Namun ada juga kalanya ombak lembut yang menghampirinya
Dibawakannya hadiah kecil yang indah
Kulit kerang keong laut kepiting
Teman teman baru yang meramaikannya
Tidakkah lebih mudah jika bisa memahami bahwa ada kalanya ombak tinggi yang menghampiri, lalu entah kapan nanti juga akan ada ombak lembut mengikuti?
This World
Got a new perspective from a discussion with an HR manager. Times have changed, people can no longer be treated the same. How scary that basic ethics become blurred, relationships between people become so transactional. What influence has modernity had on human interaction?
No wonder life seems more terrifying so that many people feel death is a better way 😭
Dan lewat manusia-manusia yang lalu lalang di hidupmu, kau akan belajar siapa yang tinggal karena komitmen, siapa yang tinggal karena kebutuhan, dan siapa yang tinggal untuk mengujimu dan mendekatkanmu dengan-Nya.
Yang terakhir juga berharga, karena melaluinya kau belajar bagaimana menghargai pertama dan bagaimana menyikapi yang kedua.
Terlebih lagi, menyadari yang manakah dirimu di hidup manusia yang lainnya
Cause you were never mine.
It’s so cool that someone could do the extra miles while I’m bleeding just to do the bare minimum.
What was in their mind? What did they have to be able to do such things? Does the love we have for our job is enough? Or does it something much more than that?
Getting older means additional expectation and demands from others and sometime from yourself, but also discovery of what do you think you are. The epitome of mature adult such as abundant wealth, promising job, and reliable partner end up making life difficult to bear.
Some people maybe lucky enough to have good support system during the hardship, but some others weren’t.
For such things as family or relatives maybe you cannot decide for yourself what kind of family you want to be born into. But for friends, job, and how you perceived things? That’s definitely something that you can adjust yourself.
Surround yourself with positive perception for something that you could change, and even more on something you cannot change.
And nevertheless, be kind. Always.
Cheers,
Birthday Girl
Hujan meninggalkan bau semerbak dari tanah yang basah
Memori lama menyeruak mencari tempat dalam kisah
Adakah laju deru jantung ini masih tetap sama?
Ataukah hilang dalam lelap dikikis realita?
Semoga bisa kurengkuh seluruh lemahnya suara hati ini, sampai kembali dan utuh meski dihempas ombak tak bertepi
Mendewasa itu adalah memahami dan menerima konsekuensi atas pilihan hidup kita
Mendewasa itu adalah memahami dan menerima konsekuensi atas pilihan hidup yang kita putuskan. Meskipun terkadang kita lupa pertimbangan apa saja atas keputusan kita di masa lalu, coba ingat-ingatlah lagi saat-saat itu. Saat ketika kita percaya diri, optimis, dan penuh harapan, yang semuanya bukanlah khayalan di siang bolong belaka.
Jadi, ketika kamu bersedih atas barangakali konsekuensi yang tidak kamu harapkan akan terjadi, sedihmu tidak akan berlama-lama. Bukan sedih karena menyesali keputusan, bukan. Tetapi hanya sedih layaknya manusia biasa boleh bersedih, dan kemudian akan bersuka cita kembali. Karena kamu tahu, itu adalah keputusan indah dengan suka dan dukanya.
OMG this hit so hard. Just when I was about to breakdown in exhaustion of everything 😭 Hasbunallah wa ni'mal wakil 😭
Kenapa begini? Haruskah begini?
Tidakkah ada jalan dan cara lain?
Lalu aku tersadar kalau ini jalan yang kupilih sendiri.
Lalu ku pun terdiam dan menelan semuanya bulat bulat.
Dan, pada akhirnya yang kita bisa hanyalah mengikhlaskan hal-hal yang memang tidak pernah diperuntukkan bagi kita.
Sekuat apapun berupaya, sekuat apapun melangitkan doa, beberapa hal di dunia ini tidak akan bisa kita dapatkan. Sebab, Allah sudah lebih dahulu menetapkan demikian. Ia mengetahui bahwa beberapa hal itu hanya akan menjadi malapetaka bila diberikan-Nya pada kita.
Terkadang apa yang kita rencanakan akan tertunaikan juga akan dilenyapkan. Dia telah mengetahui apa yang baik apa yang tidak baik untukmu
Sekali lagi, kau diminta untuk meluaskan sabarmu. Ini bukan perihal siapa yang menang dan siapa yang kalah. Namun siapa yang mampu untuk bersabar lebih dan lebih. Ujian itu akan selalu datang. Meskipun tanpa kamu meminta. Dan dengan kesabaranlah kamu akan melewati itu semua.
Jadi, selagi masih bisa bertahan. Maka bertahanlah dengan kesabaran yang baik. kamu tidak akan dibiarkanNya melewati ujianmu sendiri. Allaah ada lebih dari apapun. Meski dalam sendiri kau seringkali menangis sebab ingin sekali menyerah saja.
Sabar sayang, kesabaranmu kelak akan menemukan muaranya. Sesuatu yang kau tunggu, meski berungkali kau berucap ingin berhenti saja. Tak mengapa. Tenanglah. Ada Allaah. Semuanya akan baik-baik saja.
A Good Cry
Maybe a good cry is all I need after a long hardwork. A good cry followed by a good sleep that is like a bliss.
Lots of good friend and family with all the love and patience. Thanks to Allah SWT for surrounding me with them.
I would never get to this point without all of them.
Mungkin, kemudahan kita hari ini adalah karena belas kasih orang lain yang ridha terhadap perbuatan baik yang pernah kita lakukan. Maka, berbuat baiklah kepada siapapun, karena kita tak pernah tau, lewat belas kasih siapa Allah titipkan ridha-Nya .